Are you the publisher? Claim or contact us about this channel


Embed this content in your HTML

Search

Report adult content:

click to rate:

Account: (login)

More Channels


Showcase


Channel Catalog


Channel Description:

Design and Creativity Blog.. A visual designer from Rembang-Indonesia. Talking about design and creativity. Services visual branding: 3D design and animation, logo design, web design, UI/UX, booth exhibition He also known as logo designer in Semarang, Jakarta, Bandung, Medan and Surabaya. Now, the clients almost 250 (UKM and Corporation) handled. Our design to be more than just pretty design. we make them educational and sales tool to take your company to the next level.

older | 1 | 2 | (Page 3) | 4 | 5 | 6 | newer

    0 0
  • 11/11/12--07:54: FILM LINIMASSA 1
  • Linimassa1, Linimassa, InternetSehat, ICT Watch, Linimassa2
    Pertumbuhan internet di Indonesia telah berkembang sangat pesat dan tentunya telah menjadi lifestyle masyarakat Indonesia. Dari mulai perangkat modem, gadget yang selalu hadir baru setiap bulanya. Memungkinkan untuk menjadikan konsumerisme di lapisan masyarakat sampai di pelosok daerah sekalipun.

    Sejalan dengan pertumbuhanya, kejahatan dunia internet seperti penyebaran virus (spyware, malware), berita bohong (hoax) penipuan online serta penculikan mengatasnamakan SocMed juga akan meningkat.

    Bagaimanapun juga sebagai pengguna media online wajib memiliki pengetahuan tentang penangkalan kejahatan teknologi ini, supaya korban kejahatan bisa diminimalisir.

     
    Namun di balik segala kelemahan akan sistem. Media online juga menjadi daya tarik tersendiri dalam hal kemanfaatanya

    Internet Sehat, ICT Watch dan WatchDoc mencoba menggali hal tersebut lewat film dokumenter Linimassa. Film yang dibagi dalam 4 chapter dan dapat diunduh di Youtube ini mencoba untuk menuai hal positif dari Media Online.


    Social Media Movement
    Situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter adalah produk-produk teknologi yang kini digemari masyarakat. Dengan layanan ini memungkinkan kita berkomunikasi dengan teman yang jauh, dan memperluas jaringan.

    Trend media sosial kini sudah mulai bangun dari aktifitas yang biasa, seperti mengupload foto, mengetahui kabar sesorang dan narsisme di segala bidang. 

    Di chapter yang pertama inilah kita bisa mengetahui sedemikian dasyat kekuatan Sosial Media. Menggunungnya jumlah pemakai Facebook hingga 32 jutaan pengguna bisa dimanfaatkan seorang tukang becak di Jogja untuk meraih pelanggan. Tidak sedikit juga para pelancong dari luar negeri yang menggunkan jasanya. 

    Keberadaan Blogger di Solo juga tidak bisa disangkal kemanfaatanya di masyarakat. Melalui platform yang mereka kuasai, blog menyediakan berita yang jujur dan cepat dibandingkan media mainstream. 

    Linimassa
    Lalu bagaimana keberadaan pengguna sosial dalam pemanfaatnya untuk humanity?
    Blogger solo dengan inisiasinya mengadakan pelatihan-pelatihan softskill seperti design, webblog, dan sejenisanya telah memberikan harapan baru terhadap orang yang berkebutuhan khusus untuk percaya diri terhadap skill baru mereka. Sehingga para pembelajar berkebutuhan khusus tadi memperololeh kesempatan yang sama dalam bekerja dan berkreasi.

    Blood for Live juga menggunakan Media sosial seperti blog, twitter dan Facebook untuk mensyiarkan kebutuhan darah. Mereka yang tergabung secara sadar dan sukarela, bersedia untuk dihubungi oleh siapapun yang membutuhkan bantuan darah. Inisiasi yang sangat cerdas dibalik menepisnya golongan darah di PMI.

    Masih ingatkah Coin For Prita yang juga menjadi bahasan yang menarik dalam Sosial Media. Melalui kasus yang mengenanya, jutaan orang melalui akun sosial media mereka memberikan dukungan. Ganti rugi atas pencemaran nama Rumah sakit yang saya kira absurd itu  diganti dengan recehan berton-ton. Walhasil karena rasa sosialnya masyarakat indonesia dapat membuat Prita bernafas lega.


    Di ranah penegakan hukum seorang Usman Yasmin melihat ada indikasi Bibit-Chandra ini dijadikan korban konspirasi politik tingkat tinggi, upaya ini dijadikan untuk mengkriminalisasi KPK. Namanya saja di situs pertemanan, jika ada isu yang menarik kan pasti banyak yang ingin tahu. Dan dibuatlah gerakan 1 juta facebookers dukung Bibit-Chandra.


    Kisah ini menceritakan bagaimana penggunaan berbagai media yang dirancang dalam Jalin Merapi untuk melayani kebutuhan setiap segmen masyarakat. Bagi warga yang tinggal di lereng Gunung Merapi, maka informasi dari streaming handy talkie di website sangatlah cocok.

    Kombinasi informasi dari jejaring lewat Twitter yang hampir 35.000 follower memberikan kemudahan antara volunteer dan donatur dalam memberikan bantuan. Hal yang menarik adalah bagaimana beragam komunitas bisa memperoleh informasi yang akurat dan kemudian menjadi sebuah gerakan untuk membantu para korban bencana


    Semoga saja penggunaan Media sosial di Indonesia yang kreatif akan selalu memberi kontribusi yang positif bagi masyarakat. Tentunya ketika internet digunakan dengan benar akan dapat memberikan perubahan yang besar bagi keadilan sosial dan masa depan Indonesia yang lebih baik.

    Salam....



      ALSO ON WHIZISME 
    Sumpah Pemuda (Digital)  Status Facebook Random  Brand Gardener  Mengenal Elemen Merek



    0 0
  • 11/14/12--18:17: PERSONAL BRANDING
  • Kalau sudah ngomong tentang Personal Brand saat ini, seolah-olah sudah menjadi lumrah. Apalagi dengan adanya gathering komunitas di jeajaring sosial yang selalu mengangkat bahasan ini.

    Saya pun ingin berbagi atas apa yang saya dapatkan saat mengikuti RoadShow apaidemu.com bersama Imam Subchan (Entrepeneur, Konsultan Senior, Volunteer AkberSolo) dan  Ria R Christiana (Expert in Brand Management, Corporate Communication, Marketing and Sales Strategies).



    Ada jutaan orang yang bernama sama dengan kita, tapi kita harus bisa kreatif memberi 'arti' untuk nama kita sebagai brand. Sebagai contoh ketika berbicara Ridwan kamil, pastinya pikiran kamu akan mengolah data dan yang ditemukan adalah Arsitek, Urban Consultant, atau Indonesia Berkebun.
     
    Secara sederhananya, Personal Brand itupersepsi seorang yang pertama melihat kita. Dengan bahasan lain membuat kesan "Love in the First Sight". Dengan Personal Brand ini orang lain akan mudah mengenal dan tahu kemampuan yang kita miliki, dan itulah salah satu manfaatnya.

    Personal Brand itu lahir dari pengalaman-pengalaman atas apa yang disukai dan kauasai. Dengan kompetensi yang kita miliki, sangat mudah menciptakan nilai atas diri kita.  

    Untuk menuju Personal Branding memang tidak mudah. dibutuhkan kepercayaan diri dan konsistensi yang tinggi juga. Kata Mbak Ria: "Mungkin yang menjadi kendala bagi kita ialah, tidak semua orang akan menilai kita dengan positif. Akan banyak sekali penilaian negatif yang akan kita dapatkan dari orang-orang. That’s why we must build our personality over and over again. Nggak ada yang instan di dunia ini." 

    Jaman dulu, kita harus menutup kelemahan kita. Jaman sekarang, kita harus mengembangkan apa yang jadi kemampuan kita. Menjadi beda, otentik, konsisten orisinil, menarik dan cerdas adalah standar yang harus kita lalui dalam Branding diri. Dan..."Personal Brand rules, yang utama adalah BE YOURSELF!"

    Nah...kalau mau membuat Personal Brand kamu dikenal orang lain, nih.. ada Infographic ..semoga saja bisa membantu :)




      ALSO ON WHIZISME 
    Film Linimassa 1  Status Facebook Random  Urban SketcherMengenal Elemen Merek


    0 0

    Jika saja orang-orang percaya prediksi Robert Metlcalfe tentang internet yang kolaps di tahun 1996. Mungkin saja kita tidak berlama-lam duduk di depan monitor, atau menunduk dengan gadget kita hanya untuk sekedar menengok Facebook ataupaun membalas Twitter.

    Untungnya prediksi penemu teknologi networking itu gagal total. Justru internet semakin berkembang pesat sampai sekarang. Dan akhirnya kita ndak bisa terpisahkan dengan teknologi digital ini.

    START UP BUSINESS , MEDIA DIGITAL

    Saya pernah membuat posting review film tentang Social Media Movement (ya..tidak beda jauhdengan bahasan Melek Digital). Jadi film Linimassa ini bercerita tentang orang-orang yang memanfaatkan media digital untuk sosial kemasyarakatan dan bisnis.

    Luar-biasanya ada tukang becak di Jogja yang membuat Facebook dan Twitter untuk mendapatkan pelanggan. Dia menyebutnya Kampanye Wisata, jadi apa yang diketahui tentang Jogja, di-share di media tersebut. Walhasil.. dengan kekutan berbaginya, klien yang didapatkany pun dari luar negeri. Jadilah dia pengayuh becak sekaligus Tour Guide. It's Cool!..

    Media Digital juga memasuki ranah sosial dan hukum. Kasus Prita, Bibit-Chandra, Relawan Peduli Merapi, merupakan Aksi sosial yang didukung publikasinya dengan jejaring sosial media. Karena rasa sosial bangsa Indonesia yang tinggi pula, beberapa aksi tersebut sukses dan terselesaikan. (lebih lengkapnya bisa dilihat di Film Linimassa 1)

    Mata Pencaharian Baru
    Kehadiran digital media khususnya Media Sosial tentunya tidak serta merta disambut dengan gembira. Banyak penjahat yang beralih melakukan kejahatanya di di ranah ini, seperti menebar phising, malware, virus, bullying dan kejahatan asusila pun lewat media ini.

    Ibarat sebuah mata pisau. Media sosial dapat digunakan kebaikanya, tetapi juga bisa membahayakan khayalak. Semoga saja NetizenIndonesia lebih banyak mengambil kemanfaatan yang positif.

    Karena lewat dunia maya ini berbagai fasilitas, seperti blog, website, sosial media hingga chatting, dapat dimanfaatkan secara cuma-cuma untuk mempublikasi dagangan ke seluruh pengguna internet. Dengan begitu, saat ini bisnis online pun banyak digandrungi dari berbagai kalangan mulai muda hingga tua


    Lihatlah sejenak banyak bermunculan istilah-isltah baru dalam inisial pekerjaaan. Sekarang sering terdengar kata-kata Internet Marketer, Blogger, Optimizer, Buzzer yang tersematkan di biodata personal. 

    Semakin meluasnya jelajah internet di negeri ini, membuat para geek tadi dengan mudahnya bekerja menggunakan gadget mereka. Sebut saja @ndoroKakung yang lebih bangga di profil twitternya tertulis blogger dan buzzer. Saya ndak tahu bagaimana bergelimpunganya ndorokakungkalau nge-buzz ndak pakai gadget dan apakah harus pake toa *jokes

    Saya kok ya jadi kepingin kayak gitu....

    Komunitas, Hobi dan Pekerjaan
    Semakin banyak Provider yang berlomba-lomba memanjakan komsumenya dengan internet murah , jaringan yang luas, AXIS menjadi provider yang konsisten mangadakanedukasi lewat blog dan blogger. Semoga selalu menjadi yang terbaik dengan pelayanan yang optimal.

    Karena sering dimanjakan,  saya sebagai pengguna Internet dan digital media harus menggunakan kemanfaatnya. Saya pun mulai melirik ke bisnis digital.

    Akhir tahun 2010-an,saya resign dari pekerjaan sebagai Multimedia Designer di Yamaha Musik Semarang. Pekerjaan tersebut saya hentikan karena kebosanan saya dalam design paperbased(2 dimensi). Karena semakin tertantang dengan karya 3D, akhirnya saya berkeinginan keras untuk belajar.
      
    Dari beberapa buku sudah saya pelajari, namun hanya satu hal yang masih mengganjal, keinginan untuk belajar langsung para desainer 3D harus terwujudkan. Dengan piranti Facebook akhirnya saya terbantu dan menemukan salah satu designer 3D bernama Winda di Semarang yang waktu itu dia mengerjakan proyek interior.

    Dari beberapa bulan pertemuan, saya pun mulai terbiasa dengan software3D yang memang membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi.Walaupun sulit siapapun bisa belajar. Dengan berbagai alasan pembelajaran dan bukan komunitas yang hanya kumpul-kumpul akhirnya terbentuklah3D Camp

    Komunitas yang masih menggunkan Facebook ini dulunya bernama Group 3D Animator Jawa Tengah, namun semakin banyaknya member dari luar Semarang, akhirnya dirubah menjadi 3D Camp. Member 3D Camp kebanyakan merupakan desainer3D profesional. Selain sharing ilmu, mereka juga sering membagi job-job dalam mebuat desain. Istilah belajar sambil bekerja pun mulai terbiasa.

    3d design, booth exhibition, venue exhibition, venue pameran, stand pameran

    Selang beberapa bulan belajar lewat media digital: Facebook, saya kembali bekerja di sebuah Event Organizer menangani beberapa proyek gambar 3D Booth Exhibition. Tidak serta merta bekerja saya pun membuat blog tentang desain.

    Blog ini sebagai media saya untuk menawarkan jasa gambar 3D Booth Exhibitiondan juga media sharing saya tentang 3D dengan memberikan berbagai pengalaman saya belajar otodidak. Alhamdulillah berkat media Facebook dan blog saya dapat berkolega dengan developer,sehingga gambar 3D yang telah selesai bisa dijadikan dalam bentuk real.
      
    Sangat banyak sekali manfaat yang dapat saya ambil dari media digital, apalgi untuk StartUpbisnis yang bisa cepat populer dengan menggunakan online marketing.  Saya ndak bisa membayangkan berapa biaya yang harus saya bayar untuk belajar 3D yang mahal itu, tanpa bantuan Facebook dan media digital lainya. 

    Provider yang Mudah & Nyaman+ Digital Media memudahkan dalam berkoneksi dan berbagi. Akhirnya, rejeki pun mendatangi.


    Oh..yadi Gathering #EduAXIS bersama Blogger dan penggiat sosial media Semarang beberapa minggu lalu, membuat saya merasa beruntung manjadi bagian dari acara yang menghadirkan narasumber Om @Ilik (seorang Entrepreneur Semarang) dan Blogger @blontankpoer.

    Saking semangatnya, acara yang dikemas secara kreatif oleh Mbak @Avianty ini memberikan semangat saya dalam menelurkan beberapa ide bisnis. Di sesi sharing ide saya juga mempresentasikan ide bisnis at Glance, namun karena mendadak, perhaps ide itu masih grambyang.

    Berikut presentasi ide bisnis setelah mengikutiGathering Melek Digital BersamaAXIS
     
    Saran & kritik saya harapkan lho...
    Semoga bermanfaat...



    0 0

    Sejak 2008, bisnis clothing yang digawangi Daniel Mananta ini semakin naik pamornya. Dulunya online storekaos patriotisme Indonesia ini memakai multiply untuk memajang desain kaos. Namun kini telah berubah menjadi portal yang keren yang disertai juga info-info yang hits di bidang kreatif

    Sukses dengan kompetisi Desain Kaos Sumpah Pemuda v.2.0. yang menghasilkan karya-karya patriotis khas anak muda. DILICOM (sebutan Damn I Love Indonesia) mengadakan sayembara kaos bertema  "Indonesia is more than Batik!"

    Tema tersebut diusung untuk memberikan kreatifitas lebih di media kaos dengan batik tentunya. Jadi dari beberapa motif tradisional nusantara diaplikasikan dengan desain-desain kekinian, sehingga lebih gaul dan anak muda banget.

    Mendengar kompetisi ini, saya pun langsung memutar otak, browsing, untuk mendapatkan ide. Walhasil inilah desain yang saya submit untuk Kompetisi desain batik Damn! I Love Indonesia. 

    desain kaos, T shirt Design, Tshirt design Competition

    Siapa tahu menang dan bisa dipakai artis-artis luar negeri seperti Jay Park dan Adam Levine (vokalis Maroon 5) yang sudah dulu memakai produk DILI.Seperti batik ndak sih, tenang itu lencana kok?... Jadi Batik atau Lencana? :D


      ALSO ON WHIZISME 
    Personal Branding     Film Linimassa 1      StartUp Business     MengenalElemen Merek

    0 0
  • 11/29/12--21:53: SUBMIT IDE DI APAIDEMU.COM
  • Apaidemu.com
    Apa Idemu merupakan sebuah ajang kreativitas ide bagi pemuda Indonesia untuk menjadikan Indonesia lebih baik. Diinisiasi oleh Pertamina, ingin mnyuarkan bahwa pemuda Indonesia mempunyai visi kreatif dalam mengembangkan ide mereka menjadi nyata.

    Roadshow Kompetisi Ide “Jadikan Indonesia Lebih Baik, Apa Idemu?” di Semarang beberapa bulan kemarin mendapat antusias yang tinggi dikalangan penggiat Sosial Media & Kepemudaan. Tema ini menghadirkan Mbak Ria dan Pak Imam Subchan. Kedua pakar brand ini memberikan semangat entrepreneurship dan Personal Branding. 

    Ikutan Submit Ide
    Sayapun ikutan juga dalam kompetisi ini. Sepertinya ndak afdhol kalau, ndak submit juga. Namanya juga ide, mudah didapat, mudah juga hilangnya. So...lebih baik diikutkan saja. Siapa tahu berguna bagi Indonesia. Apalagi kalau ada pemodal ventura yang tertarik. Siapa tahu?... Apa sih idenya?...

    Berikut Latar belakang dan Deskripsi Ide saya (copy dari apaidemu.com):

    Semakin banyaknya masyarakat yang terjebak konsumerisme, menjadikan saya prihatin. Dalam pemahaman yang muncul, konsumerisme menjadikan kita sempit dalam pranata sosial. Cenderung mementingkan diri sendiri atau kelompok.

    Dalam trah tatanan berbudaya, Indonesia adalah negara berkesatuan dimana sosial kemasyarakatan menjadi mutlak adanya.

    Berbelanja menjadi simbolisasi masyarakat berekonomi. Dengan Portal NITIPBELANJA.COM Pemenuhan kebutuhan setiap bulan ini akan menjadikan berbelanja tidak hanya sekedar menuntaskan nafsu berkeinginan. Namun penuntasan berkebutuhan dan aksi Sosial dengan berbagi.

    Portal ini bertujuan menggerakkan aksi sosial berbagi dengan acara berbelanja. Adanya TITIP-man denganTITIP-er menjadikan berbelanja menjadi aktivitas sosial.

    - TITIP-man (seorang yang dititipi belanjaan) menitipkan barang belanjaan kepada NITIP-er (orang yang titip belanjaan).
    - TITIP-
    er membelanjakan barang yang telah dipesan. Kemudian NITIP-er mendapatkan bagian dari order sebagai ongkos. 

    Dlam hal philantrophy, perolehan ongkos dapat di sedekahkan ke rekening yang dikelola bersama komunitas NITIPBELANJA, setelah terkumpul banyak kemudian disumbangkan di Lembaga Sosial (Panti asuhan, Rumah Sakit, atau orang-orang yang membutuhkan).

    Disini akan terjalin simbolisasi yang kuat dalam hal sosial. TITIP-man akan terbantu dengan mudah karena dapat berbelanja dengan menitipkan order. TITIP-er mendapatkan charge hasil titipan. Keduanya pun bisa berkontribusi untuk sosial, mengurangi sampah plastik belanja, mempererat silaturrohim, dan menghemat penggunaan BBM.

    Lebih yahud-nya bisa dilihat di slide presentasi berikut: 
     


    0 0

    Hallo..teman-teman apa kabar?...
    Hampir seminggu ndak nge-Blog, ternyata menjadikan hati menjadi galau dan kreatifitas tak tersalurkan?...

    Tak terasa telah berada di penghujung tahun ne.... Di awal bulan Desember, banyak sekali perusahaan yang menggunakan moment ini untuk mencapai target pendapatan. Mereka berlomba-lomba menarik konsumen dengan mengadakan pameran. Salah satu tempat yang paling optimal adalah mall.

    Kenapa ya kok di Mall?...
    Sudah menjadi hal umum, mall di Indonesia sebagai tempat mengurangi penat, selain berbelanja tentunya. Keramaian inilah yang diambil para pengusaha untuk berpameran. Kalau sering melihat pameran, pastinya sering melihat stand yang di jaga oleh mbak-mbak SPG (Sales Promotion Girl) kan.. Nah kali ini saya akan membahas tentang Booth.

    Pentingnya Booth Exhibition
    Secara mudah 3D Booth Exhibition dikenal sebagai interior pameran. Ada juga yang menyebutnya venue pameran atau stand pameran. Dalam pameran, booth memberikan daya tarik tersendiri di setiap tampilanya. Karena akan menunjukkan bagaimana brand perusahaan dikenal calon konsumen.

    Booth exhibition merupakan salah satu cara untuk membangun brand perusahaan. Selain tempat bertemunya calon konsumen secara langsung, bisa juga digunakan untuk launching produk. 

    Dari berbagai project yang telah saya selesaikan. Para pengusaha menginginkan booth yang identik dengan perusahaan. Dari segi warna, kenyamanan, dan luas. Menampilkan booth yang kreatif dan eye catchy merupakan lumrah adanya.

    Kadang para pemilik brand menghabiskan dana seharga satu rumah untuk pembangunan booth yang unik. Kok bisa semahal itu ya?... yup..sudah menjadi kebiasaan umun dalam hal gengsi perusahaan untuk berbeda, apalagi pameranya berlangsung bersamaan dengan rivalnya.

    Sebenarnya permasalahan dana menjadi relatif dalam pembuatan booth. Perusahaan mobil dengan merk ternama memungkinkan menghabiskan dana hingga ratusan juta. Ini sebagai brand image bahwa perusahaan itu bonafide. Peserta pameran (tenant) sebenarnya telah mengkalkulasi seberapa besar dana untuk booth. Bisa juga dalam satu penjualan, seluruh biaya pameran dan booth bisa tertutupi.

    Booth Standart & Booth Mebeluer
    Walau harga booth yang selangit, ada juga booth yang memungkinkan harganya terjangkau untuk perusahaan kelas menengah lho...

    booth exhibition, venue exhibition, stand pameran, interior exhibition, booth
    Partisi standart adalah sebutan dari booth seperti gambar di atas. Untuk mendesain booth ini tidak terlalu membutuhkan waktu lama dan relatif lebih mudah. Dengan sistem Knock-down, jadi seperti merakit dari beberapa bagian yang sudah jadi.

    Pondasi utamanya dalah tiang panjang yang bergerigi. dari lubang gerigilah setiap komponen seperti tripleks disatukan. Harganya pun relatif murah. Biasanya Vendor sudah menyediakan harga dan desain untuk disewakan.

    Berbeda dengan stand pameran yang standart, Booth Mebeuler lebih ekspresif dalam desainya. Karena tidak terpaku oleh beberapa bagian yang sudah jadi. Membuatnya pun harus mempunyai sense of art dalam pembagian ruang, fungsi dan estetika. 

    Harganya pun lebih mahal. Karena dalam setiap desainya harus menggunakan gambar 3D untuk lebih optimal dan real. Jadi setiap bagian haruslah sesuai dengan perbandingan sebenarnya. Meleset sedikit akan menjadikan tukang bangunan akan kerepotan. 

    booth exhibition, venue exhibition, stand pameran, interior exhibition, booth
    Nah... ternyata untuk membuat stand pameran itu perlu pertimbangan yang matang. Perlu adanya Brand Development di setiap tampilanya. sehingga tujuan dalam marketing campaign tercapai.

    Kalau jalan-jalan ke Mall silakan mengamati booth-booth yang ada. Nikmati setiap bagian, akan menjadikan rekreasi booth yang asyik, apalagi ada Mbak-mbak SPG hehe..

    Semoga bermanfaat :)



      ALSO ON WHIZISME 
    Personal Branding   Submit Ide di apaidemu   StartUp Business     Damn I Love Indonesia

    0 0

    Bahasa slemoran dari NKRI menjadi Negara Kesatuan Retweet Indonesia kalau ndak salah dijadikan judul tulisan di buku barunya @Sudjiwotejo. 

    Ya..sudah lumrah adanya Indonesia disebut sebagai pengguna Twitter paling banyak ketiga di Asia. Dengan jumlah 6,2 juta pengguna kita negara paling aktif nge-tweet di atas Brazil dan Amerika. Data ini saya ambil dari scene Film Linimassa 1.

    Jadi sangat pantas ndak Indonesia disebut Negara Kesatuan Retweet Indonesia, melihat sebegitu banyaknya pengguna, sampai-sampai banyak sampah tweet dimana-mana.

    Ah...lebih baik sayashare desain saja. Jangan lupa ngetweet yang bermanfaat ya?....

    NKRI, Negara Kesatuan Retweet Indonesia
    Bagaimana menurut teman-teman?.....



      ALSO ON WHIZISME 
    Personal Branding   Submit Ide di apaidemu   StartUp Business     Damn I Love Indonesia


    0 0

    30 meter dri titik2 yg di tipi gak ada rusuh. jd bukan ambon yang rusuh. tlong dong kroscek lbh biar mkin tenang warga
    Tulisan 140 karakter di Twitter tersebut mengawali perjalanan di Film dokumenter Linimassa 2 ini. Cerita yang sangat lugas dibawakan oleh Manda seorang jurnalis di beberapa daerah yang telah menguasai dunianya dengan digital media.

    Lalu apa sebenarnya yang menjadikan istimewa dengan tweet itu?.

    Seorang pemuda Ambon dengan sebutan Almas  memberanikan diri menyusun karakter itu untuk memberikan pemahaman publik bahwa kerusahan tanggal 11 september tidaklah separah yang diberitakan media mainstream. Media yang mengakar pada rating iklan seolah membuat bahasan yang hiperbola dengan mengusung berita pembakaran Masjid, Gereja serta meninggalnya beberapa warga. 

    Sebagai blogger dan Citizen Journalisme, Almas bertanggung jawab atas keberadaan berita di daerahnya. Dia berani meng-counter attack bahasan simpang yang tidak benar di media. Inilah era kebebasan media dimana aku, kamu dan kita bisa menjadi ujung tombak di media kita sendiri Twitter, Blog ataupun Facebook.


    Di Jogja yang sangat Istimewa keberadaan digital media telah memberikan kemudahan dan pendidikan dalam hidup. Salah satu kelurahan Patehan tepatnya dengan 141 warga dalam 41 keluarga sebagian besar telah menggunakan internet. Hampir 90%. Bahkan pos keamanan desa ini pun terdapat koneksi internet. Sungguh luar biasa.

    Lek Iwon yang juga salah satu warga dari Kampung Cyber Patehan, menggunakan fasilitas Facebook dan blog untuk mempromosikan produk batiknya. Hasilnya Batik Lek Won dapat diketahui publik mancanegara dan order pun semakin meningkat dengan pasar internasional.


     
    Cerita menarik lainya juga ditayangkan apik di film berdurasi sekitar 1 jam ini. Di Desa Mandalamekar-Tasikmalaya. Kekuatan Media Digital telah dimanfaatkan sebagai monitoring kegiatan desa, program-program pembangunan dari pemerintah. Selain itu media seperti website Mandalamekar.or.id sebagai media kabar, berita bagi warga asli kampung yang tidak berdomisili lagi di Mandalamekar.

    Manfaat lain juga di peroleh dari Komunitas yang konsen di HIV/AIDS dan Difabel. Lewat jejaring mereka mengedukasi publik dengan memberikan informasi tentang HIV/AIDS dan memeberikan pemahaman bahwa orang difabel mempunyai hak yang sama dengan orang normal. Sehingga terjadinya  diskriminasi akan berkurang.


    Lagi-lagi eksplorasi lebih dalam dilakukan Manda di luar Jawa untuk mengetahui seberapa besar impact dari penggunaaan media digital. Tentunya persepsi pertama adalah sulitnya penetrasi media digital di luar Jawa. Namun apakah itu terjadi?. Ternyata tidak.

    Di Lombok terdapat desa bernama Karang Bajo. desa pedalaman yang mungkin jarang tersentuh oleh media. Namun dengan kemandirianya desa Karang Bajo mempunya media penyiaran seperti Primadona FM. Begitu sederhananya radio yang dibangun tahun 2002 itu menggunakan bahan seperti saklar, mic, amplifier, dan antena bambu. Namun dibalik semua itu informasi di desa Krang Bajo dapat terdengar baik oleh warga setempat.


    DI Primadona FM warga dapat berkomunikasi dengan pemerintah. Seperti curhat atas sekolah PAUD yang bangunanya tidak layak karena hanya disangga bambu dan dialasi terpal biru. 

    Beda lagi dengan Pak Kitanep, seorang jagawana di Desa Karang Bajo ini. Lewat inisiatf dan kejelianya terhadap putusnya pipa air, dengan memeotret dengan hape China berharga ratusan ribu, Pak Kitanep dapat menolong ketersediaan air desa. Foto pipa air dari Pak Kitanep diunggah oleh Primadona FM dan disiarkan, sehingga banyak bantuan yang datang dari luar. Manfaat yang besar diperoleh dari media yang sederhana. Itulah Digital Media

    Film Yang Mengusik
    Sudah hampir satu bulan, setelah Nonton Bareng bersama teman-teman DotSemarang di Kopi Tiam. Saya mulai terusik bagaimana dengan keterbatasan media, mereka dapat menjadikan hidup mereka bermakna. Perhaps semangat berbagi adalah satu kata yang terus terbisik di telinga. 

    Media digital hanya sebagian kecil dari sarana yang diberikan teknologi kepada kita. Jadi bisa sekehendak hati kita mengambil manfaat atau menyebar bahaya. 

    Film yang bisa dilihat di Linimassa.orgbesutanICTWatch, WatchDoc menarik dengan eksplorasi yang dalam. Sempat dijumpai di beberapa scene ada yang terlalu dipaksakan endingnya, sehingga cerita agak kabur. Tapi dibalik itu, film dokumenter Linimassa 1(saya juga review) dan linimassa 2 ini patut diapresiasi. Karena pendalaman materi yang sangat berguna bagi kita pengguna Media Digital untuk perubahan. Salut!!
    Dan kita telah menjadi saksi. Bagaimana modal besar tak selalu memberi banyak arti (Manda)


      ALSO ON WHIZISME 
    Negara Kesatuan Retweet Indonesia    StartUp Business     Damn I Love Indonesia


    0 0

    SOLVE A REAL PROBLEM AND THE WORLD IS YOURS (AARON PATZER, Founder Mint.com)
    Posting review tentang Startup ini saya awali dengan quotes yang intinya meruapakan semangat untuk mendirikan StartUp. Kita ketahui bahwa dasar dibangunya Startup business merupakan solving dari beberapa masalah. sebagai contoh dibangunya DROPBOX sebagai solusi penyimpanan data bagi semua orang di internet. Jadi dimanapun dan kapanpun kita dengan mudahnya berbagi dan memindahkan dokumen.

    Buku StartUp digital, Startup bisniss, technopreneurship

    Jadi apa sih sebenarnya STARTUP BUSINESS itu?...
    StartUp adalah perusahaan baru atau rintisan. Dulu saya salah memahami bahwa startup adalah perusahaan yang berbau internet. Ternyata semua bidang usaha yang mulai merintis pun bisa disebut startup. Dan di buku ini bidang yang dibahas adalah startUp digital.

    Buku berwarna orange ini merupkan terbitan Kompas. Kelihatanya Kompas mulai menerbitkan buku-buku yang mulai nge-pop dan banyak gambarnya . seperti Ultimate U karya Rene Suhardono dan juga buku ini Startup Digital. Bahasanya pun cukup mudah dimengerti untuk orang awam dengan teknologi seperti saya.

    Isinya pun menarik untuk disimak, buku ini membawa wawasan saya tentang gelombang digital yang terjadi di Indonesia, sekaligus memberikan semacam inspirasi dan pelajaran tentang bagaiman merintis sebuah bisnis digital. 

    Setebal 305 halaman, buku karangan Restituta Ajeng A dan Reney Lendy M dibagi menjadi 4 Bab diantaranya:
    -Technopreneurship: Sejarah dan Perkembanganya
    -Technopreneurship di Tanah air
    -Profil StartUp Lokal
    -Menjadi Technopreneur sukses

    Kalau pernah dengar Kutukutubuku.com& Nulisbuku.com, startup yang didirikan oleh Aulia Halimassadiah, seorang penulis buku, technopreneur, blogger juga diulas di buku  ini. Ada juga game developer Agate studio & Main studio keduanya merupakan startup dibidang game, animasi dan komik. ditmabah lagi Bukalapak.com yang bergerak di bisang e-commerce UKM. Nah..di bidag kuliner juga ada Sedapur.com

    Semua startup di atas  memberikan gambaran tentang bisnis mereka. Kalau dipikir-pikir inti dari semua startup digital sekarang adalah bagaimana menjadi solusi dari sebuah masalah. Dengan sedikit ide, bisa menjadi problem solving sekaligus bisnis.

    Setelah membaca buku ini, saya pikir buku ini semacam tips dan trik menjadi technopreneurship dari cerita tantangan-tantangan yang dihadapi oleh perusahaan digital hingga berhasil. 

    Seperti sambutan Edi Taslim (Digital Group Director of Kompas Gramedia):
    Pada akhirnya, buku ini membangun momentum optimisme yang sudah tercipta, khususnya anak-anak muda di negeri ini, untuk berani melangkah di jalur technopreneurdhip, merintis startup, mengembangkan ide, dan menciptakan solusi bagi banyak orang.


      ALSO ON WHIZISME 
    Personal Branding   Submit Ide di apaidemu   StartUp Business     Film Linimassa 2


    0 0
  • 03/07/13--23:59: BOOK REVIEW: CROWD
  • Kalau dulu saya mengenal Marketing hanyalah sebatas orang berjualan keliling (sales), ternyata itu tidaklah benar. Beberapa tahun pikiran secara sadar mengartikan sesuatu yang salah. Dan ternyata Marketing itu memang beda.

    Kalau pernah membaca buku karangan Hermawan Kartajaya, yang menyebut dirinya Sang Kyai Marketing, pemahaman kita tentang Marketing akan semakin menarik. Coba saja telusuri di MarkPlus. Mereka selalu mengkaji dan menulusuri, sehingga tercipta konsep-konsep yang baru sesuai jaman.

    buku crowd yuswohady
    Bahkan Marketing tidak hanya teknik pemasaran saja. Bidang yang selalu menggunakan otak kanan, Branding, Advertising, juga terjaring di ranah ini. apalagi jaman sekarang yang tidak asing dengan web technologies seperti blog, vblog, tags, chat, Facebook, Twitter... wuihh dunia marketing tentunya makin merajalela dong...

    Tentunya oleh para Pemasar, piranti tersebut menjadikan potensi konsumen untuk berkomunikasi, dan berkomunitas. Tentunya semakin mudah pula pembelajaran dalam hal produk tersampaikan ke pelanggan.

    Who's The Author?...
    Yuswohadi. Ya dialah pengarang buku "Crowd" ini selama kurun waktu selama belasan tahun keonsen di bidang marketing setidaknya telah menulis lebih dari 40 buku.Belasan tahun itu pula bersama Hermawan Kartajaya menjadi konsultan pemasaran di MarkPlus & Co yang terkenal itu.

    Ternyata dia juga seorang blogger lho? 
    Kalau mau merambah ke tulisan dan pemikiranya silakan saja nge-klik di yuswohady.com. Kalau sudah membacanya orang yang awam seperti saya pun akan asyik terbawa suasana di arus tulisanya. Di blognya tidak hanya membahas tentang pemasaran namun jugaBranding Strategy, Consumer Insight, Corporate Strategy, CSR, Internet  Marketing, Leadership in Marketing.so, jangan lupa mampir kesana. 

    Marketing Becomes Horizontal
    Nah disinalah titik pusat dari buku setebal 424 halaman ini. Kalau pernah membaca buku New Wave Marketing, pastinya tidak begitu kaget melihat isinya yang hampir sama. Pembedakan hanyalah New Wave Marketing yang bersifat strategic, sedangkan "Crowd" lebih membumi dengan kata lain enjoy sekali dalam memahami marketing lewat buku ini.

    Yang menjadikan saya tertarik adalah formula yang diciptakan oleh Yuswohady. formula itu adalah E= wMC². Dalam penjabaranaya, formula ini di ambial dari peran konsumen yang sekarang bermetamorfosis dan menjadi makhluk yang berkelompok, berinteraksi intens satu sama lain. 

    Ketika kelompok mulai berubah, pemasar juga harus berubah haluan untuk mengubah strategi baru sehingga kesuksesan suatu produk juga teraih. 

    Lebih jelasnya tentang E= wMC², dimana E= Energi marketing. wM= Word of Mouthatau rekomendasi pelanggan dan C²= customer community baik offline maupun online.

    Bingung?
    Abaikan rumus ini tapi lihatlah penjelasanya saja...
    Bahwa suatu energi marketing yang dahsyat akan didapatkan jika menggabungkan kekuatan dua elemen penting pemasaran masa depan yaitu word of mouth (sering disebut "evangelism" atau net promoter) dan komunitas pelanggan. 

    Buku ini direkomendasikan buat para netter yang bergerak dalam online business. Didalamnya terdapat banyak studi kasus brand-brand terkenal dalam memanjakan pelangganya lewat media digital. 

    Tapi sayangnya karena ditulis sekitar tahun 2008. Jadi brand yang dikupas agak jadul tapi tetep jadi legenda kok. Semoga saja penulis, mulai re-write lagi dengan kasus yang lebih kekinian, seperti revolusi Pedas Mak Icih, AKber, BloodforID, atau bisnis maupun komunitas yang mendunia berkat digital media.

    So... jangan tutup mata dengan sales marketing yak!
    See ya...!
    Semoga bermanfaat....


      ALSO ON WHIZISME  


    0 0

    "Warna membentuk persepsi. Dan persepsi menentukan tindakan...."
    Saya tidak bisa menyalahkan bagaimana seorang bisa sangat suka dengan warna tertentu. Ibarat kata Benu Buloe, warna inilah yang meng-laziskan masakan. Tentu kita menyadari betapa warna menciptakan emosional dalam penangkapan suatu obyek.

    Semisal saja pakaian Ninja selalu hitam...
    Atau dalam sebuah desain, setidaknya disisihkan sisi putih (white space) ?...

    Beranjak sebentar tentang mengapa warna di blog saya berwarna hijau (pupus). Mari bedah fungsi, arti menurut saya.

    Jadi begini yang mengaku netter jam-jaman pasti pernah dong mengalami kelelahan mata, karena manteng terus komputer?... Nah obatnya kan istirahat sebentar beberapa menit ataupun keluar ruangan untuk melihat pepohonan yang hijau. 

    so... dengan berkunjung ke blog saya yang hijau royo-royo ini, pengharapan saya sih..visitor bisa mengistirahatkan mata sejenak. Eh..ditambah lagi ungkapan "moto ijo" (mata hijau) bagi orang Jawa ini slengean bagi orang yang suka melihat sesuatu menjadi duit. Kalau ini memang goal saya untuk menjadikan manfaat nge-blog dan menjadi bernilai finansial. Amieen....

    Pernah ndak bertanya-tanya, sebenarnya makna suatu warna itu direkayasa manusia atau memang mempunyai citra yang muncul dengan sendirinya ya?...

    Perhaps, jawaban gamblangya saya belum mengetahuinya. Namun yang perlu diketahui bahwa  warna  menjadi bentuk komunikasi non verbal yang bisa mengungkapakan pesan secara instan. Nah...yang konsen di bidang ini tentunya para komunikator visual yang handal dalam hal branding. Tujuanya hanyalah untuk menagkap pesan bahwa inilah produk, kemudian dengan strategi "jual kecap" para marketer lah yang merayu calon konsumen. 

    Maka apa yang terjadi konsumen terpikat untuk membeli. Sangat mudah bukan mengelabui persepsi konsumen dengan warna, apalagi anak kecil. Atau memang kita yang sudah bangkotan inipun masih tertarik membeli produk karena warna?We're always kid

    Kalau saya ingin memilih, semua warna adalah keren, tinggal bagaimana cara kita mengkomunikasikanya. Karena setiap negara & budaya mengartikanya berbeda. 

    Yuk..simak infographic ini yang mengambil lingkup arti yang universal.









    gambar: google


      ALSO ON WHIZISME   


    0 0
  • 03/17/13--03:23: PENTINGNYA PEMBUATAN LOGO
  • Bisnis yang tidak mempunyai prinsip seperti melangkah yang tidak mempunyai tujuan. Dalam lingkup bisnis yang paling kecil (organisasi) tentunya penting dong mempunyai tujuan untuk membuatnya sukses.Karena tujuan dari bisnis adalah terjadinya peningkatan penjualan.

    Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membangun bisnis melalui pemunculan brand diantaranya ekslusifitas logo. Keberadaan logo sangat membantu suatu bisnis dalam keunggulan promosi, sebagai alat pemasaran yang kuat dan juga kredibel. Yup... inilah pentingnya pembuatan logo.

    Memang dalam pembuatan logo tidak boleh asal-asalan, kita harus juga mengenal elemen-elemen merek karena tampilan visual logo ini sebagai jalur pertama dalam memperkenalkan perusahaan ke pelanggan yang potensial. Ketika ingin mempunyai logo, kita bisa saja men-hire seorang ahli dalam jasa pembuatan logo profesional. Dengan begitu kita dapat berinteraksi, merubah sesuka hati dengan sang ahli, dan proses pembuatanya pun sesuai keinginan.

    Nah...kalau merasa meng-hire profesional itu kemahalan, coba saja merancang sendiri. Lihat-lihat inspirasi graphic design di internet, bikin sketch coba padukan sesuai misi perusahaan. Tentunya cara yang demikian butuh pengerjaan yang lama, namun positifnya kita ditantang untuk menciptakan/ merancang sebuah logo.

    Yuk intip beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan logo:

    Unik dan Simple. Kesederhanaan menjadi kunci dalam logo, karena dengan berbagai simbol yang kompleks akan menyulitkan untuk dikenali. sehingga penyamapaian pesan tidak tepat. 

    Vector based. Vektor merupakan sebuah gambar yang tidak bergantung pada besarnya jumlah pixel yang membentuk gambar tersebut, karena vektor tersusun dari garis yang membentuk image. Sehingga kalo kita me-resize nya tidak akan terjadi blur. 

    Relevansi logo dan produk. Simbol visual produk dari merek haruslah dapat memahamkan calon konsumen terhadap produk. Jangan sampai salah logo menggambarkan makanan, tapi taglinenya obat. Kurangi gambar yang terlalu membuat bingung calon konsumen. Karena pikiran hanya memerlukan beberapa detik untuk menangkap kesan logo

    Apakah tindakan selanjutnya setelah logo dibuat?...
    Nah...tugas selanjutnya adalah merawat logo tersebut dalam artian memperkenalkan lebih dalam sehingga tercipta sebuah brand yang "nancep otak konsumen" bisa digunakan melalui social media, ataupun cara tradisional "getok tular". Tentunya kita wajib juga belajar ilmu marketing (khan niatnya jualan...)

    Untuk menghadapi dunia bisnis yang makin kompetitif, logo mungkin direstrukturasi. Banyak kok beberapa brand besar hampir merubah logonya dalam beberapa tahun. Memang hal ini tidaklah mudah bagi pemilik brand untuk mengubahnya. Lagi-lagi kita butuh konsep awal dalam pembuatanya. sedangkan brand tersebut sudah ada di benak konsumen.

    Namun hal tersebut bisa diatasi dengan mengadakan kontes logo. Kontes logo memang memeberikan senggang beberapa waktu untuk mendapatkan juaranya. Namun dengan investasi yang lebih murah, banyak brand artist, graphic designer akan mengikutinya. Bahkan opsinya pun lebih bervariatif.

    Yuk bikin logomu sendiri...
    asyik lho...

    ----------------------------
    Inspirasi desain logo
    ----------------------------
     


     











    Logo inspiration

    Logo inspiration

    Logo inspiration

    Logo inspiration

    Logo inspiration

    Logo inspiration


    logo source: google


      ALSO ON WHIZISME   

    0 0

    Halloa selamat malam...
    Postingan kali ini saya tulis waktu malam sambil menhan berat mata. Kantuk tak tertahankan.

    Namun secara tidak sengaja waktu ngubrek-ubrek file hardisk. Pandangan mata tertuju di presentasi ini.Saya jadi teringat pernah mengisi diskusi dengan presentasi dadakan.

    Yak... judulnya agak sedikit saya rubah: Gambar Sebagai Media Komunikasi Visual.


    komunikasi visualDiskusi dengan netter mempunyai keasyikan tersendiri bagi saya. tentunya kita saling berbagi di dunia yang luas ini. Berbagi cerita tentang blogging, share artikel, pun juga tentang makanan. Wajib dong kumpul-kumpul plus makan.








    komunikasi visualKalau memang mengaku addict di sosial media, pasti tahu dong pameo "No Picture Hoax". Sudah menjadi kewajaran dalam menulis ataupun menyampaikan suatu pesan harus disertakan bukti real, ya salah satunya dengan gambar, ada juga melengkapinya dengan data angka-angka. Tapi tetapi gambar lebih relevan dan menarik kiranya. 





    komunikasi visualNah... proses komunikasi melalui ide-ide dan penambahan gambar atau foto akan menghasilkan efek terhadap pihak yang melihat. Efek tersebut timbul tergantung dari penyampaian pesan dan juga kemampuan penerima pesan untuk menyerapnya. 

    Terus apakah sang komunikator visual itu juga seniman?...jawabanya tentu ya... mereka menyampaikan pesan lewat seni, mereka komunikator yang handal dalam campaign hanya sebatas gambar, iklan dll. 


    Pada prinsipnya seniman lebih mementingkan ekspresi perasaan dalam dirinya, seorang desainer komunikasi visual adalah penerjemah komunikasi gagasan.

    komunikasi visualDalam pengerjaanya komunikator visual menggunakan elemen-elemen untuk menunjang desainya. Elemen yang sering kita temukan antara lain tipografi, simbol, ilustrasi dan fotografi. Kadang tidak kesemuanya digunakan yang jelas dari desain tersebut harus bersifat informatif dan komunikatif,dapat dibaca dan dimengerti oleh orang dari berbagai latar belakang dan kalangan. 

    Inilah sekali lagi salah satu alasan mengapa desain komunikasi visual harus bersifat universal.

    komunikasi visualNah..kalau sudah mengetahui tentang elemen-elemen dalam suatu komunikasi visual. Perlu tahu juga bahwa tujuan dari kesemuanya adalah sebagai sarana presentasi dalam menyampaikan pesan, mendapatkan perhatian lalu sampai deh diingatan.

    Visualisasi memang tidak mudah, namun dengan kejelian menyentuh hati target, semua terasa begitu mudah. (end)



    Sesi diskusi diakhiri dengan bercandaan ringan dan segelas teh yang mulai meleleh es-nya. dan kesemuanya melepas rasa cinta dan keakraban setelah berdebat sedikit tentangya.
    komunikasi visual

      ALSO ON WHIZISME   

    0 0

    Cuaca gerah?... Enaknya lepas baju pake kaos. Apalagi kaos yang dipakai adalah desain karya sendiri, seperti kaos blogger yang pernah saya buat, tambah bangga dong?...

    Kaos menjadi atribut wajib bagi saya. disamping nyaman dipakai, tidak ribet. Desainya colorful juga. wah...asiik. Flashback masa kecil saya suka sekali pakai kaos yang desainya superhero. Lihat sedikit di TV langsung nancep + kepingin juga membeli merchandise kaosnya. Kayaknya sesuatu yang membanggakan gitu kalau sudah memakainya. Apalagi memamerkanya kepada teman sepermainan.

    Hasrat pamer juga kembali saat jaman Aliyah dulu. Sering banget beli kaos yang label surfing kaya Billabong, Oakley, Quicksilver, Spyderbilt, hampir semuanya saya punya. Jaman itu serasa brand surfing memang marak. Sejak kuliah berganti brand lagi yang berbau sport, mumpung lagi suka-sukanya olah raga... he beda dengan sekarang yang makin bantet. Tahu kan brand yang saya maksud? yak benar Nike dan Adidas.

    Sebenarnya brand sport ini memiliki tagline yang sangat memotivasi juga, seperti "Just do it" nya Nike, dan "Impossible is nothing" nya Adidas. Sehingga cocoklah dengan spirit remaja yang mesih mencari jatidiri. apalagi brand terkenal dengan image mahal hehe..

    Dan sekarang juga saya mau pamer hasil doodle yang saya ikutkan di Lomba Desain Koas Gantibaju. Idenya simple saja Crowded saat istirahat sangat menganggu lebih baik nikmati aja qulity time dengan sendiri apalagi sambil Nge-Kit-Kat. Nyambung ndak kira-kira? (ndak usah pikir pusing).

    Ini dia penampakan desainya...
    asik ndak sih?...


    Eh ya..kalau mau vote silakan aja diklik badge di bawah ini ...


     
      ALSO ON WHIZISME   

    0 0

    Terasing dengan pikiran sendiri. Saya melamun kamana-mana dan teronggok pikiran tentang siapa saya di masa depan. dimana masa-masa yang saya paling tunggu dan tentunya orang disekililing saya. Terjadi apakah saya hanya sebagai pemain ataupun pemandu sorak yang hanya lenggang kangkung setelah memeriahkan pertandingan.

    Kemudian saya menemukan artikel yang sangat menarik untuk di baca. Tentu sebagai pengingat bahwa dunia yang sekarang telah menjadi akses miliaran orang (maya) butuh kibaran brand. Yak brand yang mengusung sendi-sendi kejumawaan personal. Sendi dimana orang akan melihat kita sebagai apa fungsi kita. Yuk.. disimak....
    (diterjemahkan oleh: Fahmi Casova>>http://creativewrithink.wordpress.com/).

    SELF-BRANDING, ENTREPRENEURSHIP, HYPERCONNECTIVITY

    Ekonomi dan teknologi telah membentuk ulang sifat kerja. Bahkan, memiliki kerjaan yang bagus saat ini, tidak menjamin kesuksesan dalam karirmu. Kompetensimu tidak lagi bergantung pada apa yang kamu tahu. Selamat datang di era baru kerja, di mana masa depanmu bergantung pada kemampuanmu untuk mencolok di antara riuhnya jagad human capital (Microsoft dan Google memiliki aset yang jauh lebih sedikit dibanding misalnya, Boeing atau Ford, namun nilai saham perusahaan mereka jauh lebih tinggi.

    Hal ini tentu dikarenakan Microsoft dan Google memiliki modal manusia atau human capital dengan kemampuan inovasi/kreativitas, modal otak yang jauh lebih unggul daripada asset fisik perusahaan lainnya). Artinya, menjadi sedemikian mencolok di antara jutaan orang bertalenta, jenius-gila, dan cerdas lainnya. Untuk menguasai era baru kerja ini, kamu membutuhkan tiga hal: self-branding, entrepreneurship, dan hyperconnectivity.

    SELF-BRANDING berarti menjadi sangat mencolok di antara riuhnya jagad human capital. Semakin kuat brand-mu, akan semakin kuat kemencolokan itu. Dalam kenyataan dunia sekarang, self-branding lebih kuat dan berarti daripada apapun bentuk dari sebuah talenta yang dipunyai oleh orang lain. Kenapa? Karena mass market tak lagi bisa membedakan antara branding dan talent. 

    Menjadi sebuah brand, berarti menunjukkan sisi paling spesialmu kepada mass market. Artinya, kamu harus memiliki hal-hal istimewa yang kamu tawarkan, konsisten, dan juga meaningful di saat bersamaan. Itulah mengapa, kita mendapati Lady Gaga dan David Beckham menjadi lebih sukses daripada orang-orang lainnya dengan talenta sama. 

    Mereka sadar bahwa menjadi marketing phenomenon lebih penting daripada menunjukkan kemampuan bermain bola dan bermain musik, yang rata-rata para pemain sepakbola dan pemusik lainnya juga sudah memilikinya. Menjadi paling mencolok di antara ribuan pemain bola dan pemain musik lainnya lah yang harus menjadi perhatian pentingnya. Dan perhatian penting itu adalah pada mengelola self-branding. 

    ENTREPRENEURSHIP adalah memberi nilai tambah, untuk mengubah kehidupan orang banyak menjadi lebih baik. Kita semua sibuk, akan tetapi sibuk paling berarti adalah enterprising activity. Entrepreneurship adalah tentang menjadi agen perubahan. Dan setiap agen perubahan selalu memiliki kemencolokan di antara yang lainnya. Menjadi agen perubahan, menjadi entrepreneur, jika tak memberikan pertumbuhan yang berarti, akan sangat ada alasan untuk mendaurulang kamu dan mengganti posisi kamu.

    Siapa pun kamu sekarang: karyawan di perusahaan kecil maupun besar, pemilik usaha kecil, karirmu akan sangat bergantung pada kemampuanmu untuk menciptakan sesuatu yang baru: solusi baru untuk masalah yang sudah ngendon lama, produk dan servis baru, ide baru, dan lain sebagainya. Segala sesuatu yang tidak baru berarti lama.

    Dan jika kamu terus melakukan hal-hal lama, berarti kamu terus berada di masa lampau. Dalam era entrepreneurship, masa depan dirimu harus baru. Dan nilai dirimu bergantung kepada seberapa ‘berbeda’nya cara pandangmu terhadap sesuatu.

    HYPERCONNECTIVITY berarti mencolok dalam lautan data di social knowledge. Kita semua online. Akan tetapi, hanya yang menjadi konektor bermakna sajalah yang membuat aktivitas online itu berarti. Ketika kamu menjadi hyperconnector, ribuan orang akan menonton film yang kamu rekomendasikan, dan membaca buku yang kamu anjurkan. Di era berkelimpahan data seperti sekarang, menjadi sumber tepercaya untuk sebuah informasi adalah sebuah kelangkaan. 

    Pengetahuan terlalu sempit bila hanya dikuasai oleh Wikipedia dan Google saja. Semua orang bisa mengunggah video ke Youtube, atau mentweet hal-hal bermutu, akan tetapi hanya Hyperconnector sajalah yang bisa dipercaya dan memberikan pengaruhnya.

    Hyperconnector adalah sosok kreatif karena di era yang berkelimpahan pengetahuan seperti sekarang, ia mengkurasi pengetahuan-pengetahuan yang penting saja untuk disajikan kepada banyak orang. Ketika orang-orang mengkreasi konten, hyperconnector memilih mana saja yang pantas untuk kita konsumsi.

    Ringkasnya dari semua itu adalah, masa depan bergantung kepada kemampuan kamu untuk menjadi sebuah brand, agen perubahan, dan sebagai sosok link yang memberikan informasi berguna. Memberikan perhatian penuh pada personalitimu dan memenej reputasimu (bagaimana cara orang lain melihatmu) akan menjadikanmu sebagai brand yang sukses.

     Memberikan perhatian penuh pada ide-ide hebatmu dan mewujudkannya demi kepentingan orang banyak akan menjadikanmu agen perubahan. Dan menjadi jembatan antara social knowledge dan social interest akan membuatmu menjadi hyperconnector.

    Dr Tomas Chamorro-Premuzic is an international authority in personality profiling and psychometric testing. He is a Professor of Business Psychology at University College London (UCL), Visiting Professor at New York University, and has previously taught at the London School of Economics. He is co-founder of metaprofiling.com.
     
     
      ALSO ON WHIZISME   

    0 0

    Hallo para pembaca yang setia...
    Flashback dikit sewaktu masih kecil ya?...
    Waktu SD Pernah disuruh menggambar, kemudian dilanjutkan maju satu persatu menceritakan gambar? Pernahkah?... 
    Kalau saya pernah, walau gambarnya absurd dan berbentuk. 

    Ternyata perihal yang demikian itu, bisa disebut sebagai seorang ilustrator lho. Gampangnya ilustrator ini merupakan artis narasi yang memperjelas bahasa tulis dengan memberikan representasi visual sesuai narasi. 

     Ilustrasi by Ben

    Ilustrasi ini ternyata berguna juga untuk mempermudah konsep tulisan yang sulit. Apalagi kalau ilustrasinya sangat sedap dipandang mata. Sering kita temuai banyak ilustrasi digunakan di media surat kabar, majalah, buku, poster, kartu ucapan dan iklan. Misalnnya ilustrasi kartun dengan menambahkan komedi untuk cerita yang lucu. 

    Media yang digunakan pun bermacam dari sketsa, lukisan minyak, airbrush, tinta, cat air. Kalau zaman remaja dulu sering menemukan ilustrari vignet, dengan berbagai gambar abstrak seperti doodle. Banyak ditemukan di majalah remaja bagian puisi. Pernah mengalaminya?...

    ILUSTRASI DALAM KESEHARIAN
    Ada beberapa banyak fungsi dari ilustrasi. Perhaps..perspektif utama yang sering ditemui dikeseharian diantaranya:

    Pendidikan
    Ilustrasi sangat berguna untuk tumbuh kembang manusia sewaktu balita. Persepsi anak berkembang melalui kekuatan berimajinasi. Oleh karena itu banyak sekali buku ilustrasi di buku anak. Dengan begitu anak akan mudah mengasosiasikan kata ataupun kalimat dengan obyek yang dilihat.


    Buku yang divisualisasikan dengan baik akan meningkatkan daya tarik membaca di kalanagan anak-anak. Bisa juga sebagai bahasa visual di kamus-kamus bahasa asing. Tanpa terjemahan tekspun anak-anak akan mudah mengingatnya. Bahkan di dunia science dan engineering, ilustrasi memainkan peran utama sebagai concept sketch ataupun literatur.

    Penarik Perhatian (Iklan)
    Ketika seseorang tidak tertarik dengan produk tertentu, saatnya iklan yang mengambil jalan pintas. Dengan intensitas iklan orang akan ter-persuasi untuk membeli produk. Iklan bahkan memberikan cara untuk memilih dari beberbagai produk yang ditawarkan.

    Produsen yang gagal menawarkan produk, mungkin bisa merubah ilustrasi produk sesuai kekuatanya melalui elemen-elemen merek. Sehingga tercipta brand awareness produk. Tampilan yang eye-catchy di berbagai elemen grafis, gambar, video akan mudah menarik orang.

    Penyebar Pesan 
    Dengan ilustrasi yang inovatif penyebaran pesan dengan mudah tersebar. Penggambaran ekspresi yang berbeda memberikan detail pemahaman tanpa teks. Seorang ilustrator junior seperti saya seringkali mengalami kesulitan dalam usahanya untuk mengkomunikasikan suatu pesan menggunakan ilustrasi, tetapi jika berhasil, maka dampak yang ditimbulkan umumnya sangat besar. 

    Lalu fungsi ilustrasi haruslah dapat menimbulkan respon atau emosi yang diharapkan dari pengamat yang dituju. Ilustrasi umumnya lebih membawa emosi dan dapat bercerita banyak dibandingkan dengan fotografi, hal ini dikarenakan sifat ilustrasi yang lebih hidup, sedangkan sifat fotografi hanya berusaha untuk “merekam” momen sesaat saja.

    Eh ya.. mau tahu beberapa Ilustrator yang karyanya ajhib. Postingan disini juga patut disimak lho...

    Semoga bermanfaat.... 

     
      ALSO ON WHIZISME   



    0 0

    Di mulai tahun 2006 saya sangat suka mempelajari komputer grafis. Saat itu sih mahasiswa, kantong terasa tipis jika ingin kursus. Apalagi kursus komputer grafis demand-nya banyak, sehingga biaya kursus pun teramat mahal. 

    Solusinya tentu membaca buku-buku grafis yang banyak beredar di toko buku. dan ternyata saya masih tetap tidak bisa mengikuti alurnya, kebanyakan buku seperti terjemahan "help" manual yang banyak dijumpai di menu software. Tentunya pembelajaran menjadi ndak asik dan membosankan.

    Eh..suatu ketika saya jalan-jalan di Gramedia, dan menemukan buku yang kaver "HuWOw" dengan judul "The Magic of 3D Studio Max". Buruan saya beli tanpa melihat dulu karena sebelumnya saya melihat preface-nya di hendihen.com. Secara garis besar buku ini memiliki aksebilitas pembelajaran yang enjoy & fun.

    buku 3D, 3Ds Max

    Ternyata 3D Studio Max itu (sangat) mudah
    Sebagian anak-anak DKV selalu mengernyitkan dahi saat mendapat tugas animasi 3D visual. So .. mereka mencari literasi tentang 3DsMax. Dan lagi-lagi mereka kebingungan karena bukunya tidak mengupas tuntas.

    Andai saja mereka membeli buku karya Pak Hendi Hendratman ini, ndak bakalan deh kesusahan mempraktekanya (ini pengalaman saya lho)...

    Pembelajaran di buku setebal 652 halaman ini menggunakan sistem penyelesaian projek. Pembaca akan dlatih secara rinci dari kertas kerja kosong hingga menjadi sebuah modelling.

    Mudahnya kita ditunjukan satu persatu tools software dari dasar hingga mahir dan langsung bisa dipraktekkan. Sehingga kita dengan mudah hafal beberapa tools dan kegunaanya. 

    Penulisnya cerdas menangkap kelemahan dari beredarnya buku desain "how to" yang hanya mengupas terjemahan tools. Dan inilah diferensiasi dari buku-buku karangan Hendi Hendratman.

    Buku ini membahas secara gambalanag tentnag software 3D studio Max yang terkenal dengan software visualisasi, modelling dan animasi. dan outputnya bisa digunakan di pertelivisian, media cetak, games dan web.

    Tutorial buku dibagi menjadi 3 bagian: modelling, rendering, dan animasi. Kerennya buku ini membahas 55 projek plus bonus pembahasan v-ray (plugin yang bisa bikin render manjadi nyata). wuih... eh ya ditambah lagi bonus CD yang berisikan file materi tutorial, library, dokumentasi, software utility, multimedia dan video tutorial. 

    Kalau mengaku Nubie di 3D Studio Max, buku ini sangat recomended dibanding buku-buku bahasan lainya. Pengin bukti?...
    Bisa lho cek di portfolio saya. Semua 3D desain saya gegara belajar dari "The Magic 3D Studio Max". It's Magic...
     
     
      ALSO ON WHIZISME   


    0 0

    Sekarang sudah jamanya brand-brand-an. Saat bertemu dengan teman yang memang kerjaanya bikin branding suatu produk yang dibacarakan yah costumer insight, co-branding, awareness(bisa dicari di google tuh artinya..:). Masalahnya semua yang tadi berbau aneh bagi orang non iklan sangatlah jemu mendengarkanya. Akhirnya istilah branding menjadi sangatlah elitis, padahal "tidak juga".

    Minggu-minggu kemarin saya tidak sempat untuk mengikuti acara betema "Build your Brand" oleh AkberSMG yang dihadiri duo pakar advertising Handoko H penulis buku Brand Gardener dan Ayip Bali pemilik Advertising Agency di Bali. Keduanya memiliki latar belakang didunia iklan puluhan tahun. 

    Perhaps bosan dengan dunia iklan yang terlihat borderless dan cenderung kaku keduanya berkolaborasi untuk memberikan semangat branding yang baru di ranah non advertising. Keren..bahkan semua orang bisa melakukanya!...

    Saya tidak akan membahas bagaimana brand itu di masa online media yang tumbuh subur ini, tapi biarlah temlen dari #AKberSMG46 ini yang menguraikanya. Dan.. itulah enaknya di online media hestek yang menceritaknya.


    BUILD YOUR BRAND   
    1. Menurut mas @Handoko_H, sekarang ini adalah era perubahan. Jadi kita mesti selalu belajar. #AkberSMG46.

    2. Modal bagi Brand adalah merancang conversation di socmed yang mampu memberi makna bagi audience

    3. Bio itu salah satu "pintu" dari conversation di Twitter. Jadi bio di Twitter itu harus cukup jelas.

    4. Blog/website is the easiest way for you to market yourself.

    5. Community is the brand...

    6. Sekarang ini tidak lagi yang besar mengalahkan yang kecil. Tapi brand yang cepat yang akan menang. 

    7. Kekuatan storytelling sangatlah kuat di era socmed ini. Contohnya adalah brand MyTulisan milik Melissa Sunjaya.

    8. Saat ini, "community is the brand" !!! 

    9. Semua orang adalah sutradara, produser. You are what you share, what you choose, what you follow.

    10. Kolaborasi itu bisa menjadi cara yang pintar bagi brand untuk membangun influence. 

    11. "Start a company when you're obsessed with an idea". 

    12. Dalam branding, packaging itu penting. karena setiap produk itu harus punya cerita untuk dibagikan ke konsumen. 

    13. "From digital to physical" dari kegiatan digital bisa dibuat menjadi kegiatan fisik. contohnya @nebengers

    14. Jadilah storyteller dan content creator.

    15. Membangun brand yangg sustainable adalah membuat brand yg menghasilkan uang dan dpt berbuat baik.

    16. Brand is about how we treat. jika diperlakukan secara istimewa, kelak brand akan memperoleh hasilnya
    17. Cerita di balik brand, bukan hanya utk menciptakan image semata. Tapi bisa dijadikan sebagai tahap untuk melakukan perubahan.  

    Dari kumpulan tweet di atas kok saya bisa menyimpulkan bahwa setiap manusia ini mempunyai pesona brand masing-masing. Tidak hanya para penjual leap service (orang2 iklan) namun kita yang mempunyai ide apalagi berbuah produk seharusnya layak juga disebut penggerak brand. 

    Mungkin bisa diawali dengan berbagi ide-ide kita di blog, siapa tahu bisa menjadi suatu kolaborasi dengan brand lain.

    So, tunggu apalagi... dengan kepercayaan tinggi mari kita membangun Brand kita masing-masing. Yuk..mareee!!


      ALSO ON WHIZISME   


    0 0

    Sedikit cerita. Beberapa minggu kemarin saya diberitahu teman anak DKV yang kepincut membeli majalah The Marketeers bukan karena ingin membacanya, melainkan terbujuk karena design covernya. Telisik memang majalah tersebut nge-pop banget, grafiknya simple vector. Eh..ternyata bahasanya nyambung dengan brand. So...saya kepincut juga :). Asyik sih...

    Buku Marketing, Buku Hermawan Kartajaya, Superhero Juga Manusia

    Namun yang saya beli bukan majalahnya. Tapi buku "Superhero Juga Manusia" nya Hermawan Kartajaya. CEO dan founder MarkPlus, Inc. Pakar marketing iniselalu mengatakan bahwa melebarnya teknologi merupakan inti dari sumber perubahan lingkungan bisnis secara luas. Begitu juga di ranah marketing. terciptanya Konsep Marketing New Wave, era pemasaran kini lebih menitik beratkan Human Spirit, pemasaran yang lebih memanusiakan manusia.

    Teknologilah yang menjadikan semua itu menjadi horisontal. Sebelum adanya internet, informasi hanya datang dari media arus utama. Sekarang, informasi bisa datang dari mana saja, bahkan setiap orang menjadi aktor dan produsen informasi itu sendiri.

    Secara tidak langsung konsumen mulai cerdas dalam membeli sebuah produk. Mereka tidak begitu percaya dengan iklan-iklan, begitu juga tidak terlalu percaya pada sales-sales yang menawarkan produk. Artinya konsumen membutuhkan referensi atau testimoni dari konsumen lainya, teman, atau kelompoknya.

    So..dengan begitu kewajiban seorang pemasar, ya..bersikap sosial dengan terjun ke komunitas. Dengan begitu kita mendengar keluh calon konsumen, mendengarkan apa yang mereka butuhkan. Sehingga terjadi kesatuan hati antara produsen dan calon konsumen. Nilainya tambah ketika produsen mengembangkan strategi untuk meraih hati konsumen.

    Nah..itulah inti dari buku setebal 359 halaman. Sebenernya buku ini merupakan kumpulan dari artikel Hermawan Kartajaya yang pernah dimuat di Jawa Pos. Dikelompokkan menjadi beberapa bagian: Part 1 Deep from The Heart, Part 2 When Everyone Is a Friend, Part 3 Up Close & Personal

    Membaca buku ini tidak menjadikan ciut nyali membaca bahasan-bahasan marketing yang kompleks. Konsep-konsep pemasaran dikemas oleh sang pakar dengan bercerita. Dimasukkan dalam pengalamanya berjalan-jalan, tour, menghadiri seminar luar negeri dan pengalaman - pengalaman dari @Hermawank yang begitu asyik.

    Kesemua 107 artikel di buku ini, yang menarik bagi saya adalah bagaimana Hermawan Kertajaya bercerita tentang Marketing ala Rosulullohyang merupakan petinggi dari konsep turunan Marketing New Wave/ Marketing 3.0. Hermawan sungguh lihai memepelajari akhlak dan teladan Nabi yang dibahas secara universal. Memadukan ajaran Islam dengan teks kekinian. Padahal Hermawan Kertajaya seorang Kristiani. 

    Padu padan pluralismen dan marketing membuatnya buku yang layak dibaca seorang marketer. 

    Satu kalimat lagi...Ini keren!!

    0 0
  • 05/13/13--16:21: PRESENTASI "MENGENAL BLOG"
  • April kemarin menjadi bagian bulan yang tak terlupakan bagi saya. Selain hari yang penuh jadwal untuk menyelesaikan beberapa gawean, saya diundang untuk menjadi mentor di acara MAHAWIRA (Mahasiswa Wirausaha) acara yang diselenggarakan oleh anak-anak Fakaultas Kesehatan Masyarakat Undip ini telah diadakan kedua kalinya.

    Acaranya diisi dengan mentoring langsung membuat onlineshop. Peserta merupakan pemilik usaha, namun belum bahkan samasekali belum tersentuh dengan blogging. So, acara ini mengajarkan bagaimana membuat onlineshop dengan blog yang ekonomis.

    Selama 4 hari mentoring dibagi menjadi beberapa pembelajarandiantaranya: Mengenal blog, membuat blog (posting, editing),  custome blogging, optimisasi blog. Bagi peserta yang belum mengenal blog, hal ini menjadikan agak sulit. Namun kesabaran dan antusias yang tinggi menjadikan mentoring menjadi lebih mudah. 

    Satu hal yang mnejadikan menambah energi saya dalam blogging adalah peserta yang bukan dari kependidikan IT, ataupun bisnis tetapi mempuanyai semangat tinggi dalam online bussiness

    Ternyata acaranya tidak sampai di pembuatan onlineshop saja, namun besok Juni segerombolan peserta akan diajak berkunjung di perusahaan yang memakai blog untuk bisnis mereka dan jalan-jalan tentunya. Rencananya akan berkunjung di Miulan Hijab, dan Phoenix Gundam. Yang terakhir pemilik usahanya adalah seorang tuna netra yang sukses menjual robot gundam via online.

    So..doanya ya semoga para peserta (40 orang) bisa sukses dan sbar menjalankan onlineshop mereka yak....

    Sebagai bonus

    Ini dia presentasi saya.
    Semoga bermanfaat.... 

     

older | 1 | 2 | (Page 3) | 4 | 5 | 6 | newer